Thursday, November 7, 2013
Ekonomi Dunia vs USA
Ekonomi dunia itu TIDAK adil karena negara2 harus punya
dollar untuk bayar import ....
Kalo engga punya dollar maka anak2 bisa engga dapat
obat karena tidak ada dollar untuk membayarnya ....
Sebaliknya Amerika tinggal bikin dollar dari kertas dan
tinta ijo....
Jadi negara2 yg JAGO KANDANG tapi engga bisa menghasilkan
dollar akan DIKERJAIN .....
Pada saat Amerika krisis dari thn 2008 sampai sekarang, Fed
mencetak dollar untuk memompa Ekonomi Amerika, dan dollar
murah itu mengalir keseluruh dunia karena MURAH...
Saat Ekonomi Amerika membaik maka uang yg dipompa
kepasar akan ditarik kembali, ini akan mengakibatkan
KELANGKAAN dollar pada negara2 yg JADO KANDANG
Kelangkaan ini menjadi SUMBER SPEKULASI oleh FM
Global (TERORIS), spekulasi ini akan mengakibatkan
KELANGKAAN dollar makin MENJADI2...
KRISIS MONETER ini AKAN selalu BERULANG selama dollar
adalah alat pembayaran internasional ....
Tuesday, November 5, 2013
Instrumen Investasi : SAHAM
Tulisan ini di mulai dari pertanyaan seorang sahabat kepada saya, "alat investasi terbaik itu apa ?".
To be fair, sebagai seorang investor saham saya pasti akan mengatakan saham adalah yg terbaik, seorang investor properti akan mengatakan properti yg terbaik, investor emas akan mengatakan emas yg terbaik, begitu seterusnya...jadi jawaban saya di sini harus Anda cerna sendiri dan pikirkan mana yg terbaik untuk diri Anda sendiri.
Mengapa Saham?
Banyak orang lupa atau tidak tahu apa artinya saham, dan menganggap saham adalah suatu angka-angka yg berubah sehingga menimbulkan keuntungan maupun kerugian bagi pemiliknya. Mungkin juga bagi Anda, saham itu seperti objek tidak dikenal yg bergerak sesuka hatinya dan oleh karenanya saham itu adalah objek spekulasi atau kasarnya: JUDI.
Kenyataannya, saham adalah bukti kepemilikan sebuah usaha/bisnis. Memiliki saham sama artinya dengan memiliki bisnis. Karena bisnis adalah suatu kegiatan operasional untuk menghasilkan laba, maka laba perusahaan tersebut akan tercermin melalui harga sahamnya yg naik. Setiap lembar saham yg dimiliki bukanlah kertas kosong, pemegang saham adalah bagian dari bisnis yg dimilikinya. Pada umumnya nilai saham akan naik dari ...>>>
waktu ke waktu karena bisnis yg berhasil, menghasilkan laba, dan terus tumbuh bertambah besar (bahasa kerennya, productive asset --- harta yg produktif).
Hasil yg ditawarkan dari Saham
Untuk Indonesia, jika diminta suatu angka, maka saya akan menyebutnya 20%~30% per tahun. Bukan berarti semua saham akan menghasilkan hasil tsb, karena kinerja perusahaan berbeda-beda. Setiap waktu tentu saja ada perusahan yg bisnisnya lesu, ada yg bisnisnya cemerlang, ada yg merugi, ada yg untung biasa2 saja, ada yg untung fantastis.
Mungkin kedengarannya kecil sekali, 20%~30% tidak akan membuat seseorang kaya raya, bagaimana mungkin seorang Warren Buffet dapat menjadi orang terkaya di dunia dengan cara berinvestasi di saham? Jawabannya adalahcompounding result, hasil yg didapat diinvestasikan kembali. Jika di-rata2-kan, return Mr. Buffet per tahunnya sekitar 26%, jadi bukan suatu angka gila seperti untung 100%, 1000%, atau bahkan lebih...
Ilustrasinya begini, jika Anda mulai dengan 100 juta hari ini, dengan return 30% per tahun, maka 30 tahun lagi 261Milyar. Lho kok bisa, begini perhitungannya:
Waktu Nilai Investasi
Mulai 100 jt
tahun #1 130 jt
tahun #2 169 jt
tahun #3 219.7 jt
tahun #4 285.61 jt
tahun #5 371.293 jt
... ...
tahun #10 1378 jt
tahun #15 5118 jt
tahun #20 19004 jt
tahun #25 70564 jt
tahun #30 261999 jt
Investasi lain apa yg dapat menawarkan return setinggi itu? boleh saya katakan, saya belum menemukannya**. Mungkin yg terdekat adalah investasi pada properti, terutama pada lokasi strategis. Di sini kelebihan saham dibanding investasi properti adalah saham sangat liquid, dan entry barrier yg rendah. Liquid maksudnya saham bisa dijual kapanpun kita mau pada hari bursa buka (Senin hingga Jumat) tanpa perlu pusing mencari pembeli, jika menjual properti kita harus susah payah dulu mencari pembeli. Entry barrier yg rendah maksudnya dengan modal kecil sudah bisa mulai, misal 5 juta. 5 juta cukup untuk mulai (mulai saja ya...) dan sudah bisa membeli saham perusahaan bagus dan besar seperti Astra, dan tanpa pinjaman loh... Kalau properti banyakan orang cuma sanggup sampai DP, sementara sisanya kredit.
Resiko Berinvestasi di Saham
Perusahaan bisa saja rugi, bisnis bisa sepi, manajemen bisa tidak jujur (baca: korup), dll... Resiko kerugian di saham ada dan nyata. Jika perusahaan rugi maka akan tercermin di harga sahamnya yg turun sehingga pemegang sahamnya mengalami kerugian. Namun semua kendaraan investasi punya resiko. Surat Utang Negara (SUN) contohnya, pada negara Yunani yg dilanda krisis, ternyata negara tersebut tidak mampu membayar. Emas contoh lain, yg kata orang selalu naik, pada akhir tahun 2011 emas mengalami penurunan hingga 20%.
Jadi sebenarnya sama saja, semua beresiko. Mungkin ada yg punya alasan bahwa emas, walau turun 20%, nantinya akan naik lagi dan akan mencetak rekor baru. Yah mungkin saja, tapi perlu diketahui bahwa saham pun demikian. Perusahaan yg bagus, bekerja dengan benar, akan tumbuh terus bahkan ketika krisis finansial datang melanda. Contoh saja Indonesia sudah melewati krisis terberatnya di thn '98 dan Anda bisa melihat fakta bahwa masih banyak perusahaan yg masih berdiri sekarang bahkan sudah tumbuh lebih besar berkali2 lipat sekarang. Pesan saya, sebagai investor kita dapat meminimalkan resiko kita dengan memilih saham pada perusahaan yg bagus, bekerja dengan benar, membukukan keuntungan dan terus tumbuh.
Note dari sahampemenang : Resiko berinvestasi di saham dapat diminimalisir dengan memilih saham berfundamental kuat, bermanajemen/pemilik berintegritas baik dan mendapatkannya di harga resiko rendah.
Selamat Berinvestasi!
Kalyana Mitta
Instrumen Investasi : SAHAM
Tulisan ini di mulai dari pertanyaan seorang sahabat kepada saya, "alat investasi terbaik itu apa ?".
To be fair, sebagai seorang investor saham saya pasti akan mengatakan saham adalah yg terbaik, seorang investor properti akan mengatakan properti yg terbaik, investor emas akan mengatakan emas yg terbaik, begitu seterusnya...jadi jawaban saya di sini harus Anda cerna sendiri dan pikirkan mana yg terbaik untuk diri Anda sendiri.
Mengapa Saham?
Banyak orang lupa atau tidak tahu apa artinya saham, dan menganggap saham adalah suatu angka-angka yg berubah sehingga menimbulkan keuntungan maupun kerugian bagi pemiliknya. Mungkin juga bagi Anda, saham itu seperti objek tidak dikenal yg bergerak sesuka hatinya dan oleh karenanya saham itu adalah objek spekulasi atau kasarnya: JUDI.
Kenyataannya, saham adalah bukti kepemilikan sebuah usaha/bisnis. Memiliki saham sama artinya dengan memiliki bisnis. Karena bisnis adalah suatu kegiatan operasional untuk menghasilkan laba, maka laba perusahaan tersebut akan tercermin melalui harga sahamnya yg naik. Setiap lembar saham yg dimiliki bukanlah kertas kosong, pemegang saham adalah bagian dari bisnis yg dimilikinya. Pada umumnya nilai saham akan naik dari ...>>>
waktu ke waktu karena bisnis yg berhasil, menghasilkan laba, dan terus tumbuh bertambah besar (bahasa kerennya, productive asset --- harta yg produktif).
Hasil yg ditawarkan dari Saham
Untuk Indonesia, jika diminta suatu angka, maka saya akan menyebutnya 20%~30% per tahun. Bukan berarti semua saham akan menghasilkan hasil tsb, karena kinerja perusahaan berbeda-beda. Setiap waktu tentu saja ada perusahan yg bisnisnya lesu, ada yg bisnisnya cemerlang, ada yg merugi, ada yg untung biasa2 saja, ada yg untung fantastis.
Mungkin kedengarannya kecil sekali, 20%~30% tidak akan membuat seseorang kaya raya, bagaimana mungkin seorang Warren Buffet dapat menjadi orang terkaya di dunia dengan cara berinvestasi di saham? Jawabannya adalahcompounding result, hasil yg didapat diinvestasikan kembali. Jika di-rata2-kan, return Mr. Buffet per tahunnya sekitar 26%, jadi bukan suatu angka gila seperti untung 100%, 1000%, atau bahkan lebih...
Ilustrasinya begini, jika Anda mulai dengan 100 juta hari ini, dengan return 30% per tahun, maka 30 tahun lagi 261Milyar. Lho kok bisa, begini perhitungannya:
Waktu Nilai Investasi
Mulai 100 jt
tahun #1 130 jt
tahun #2 169 jt
tahun #3 219.7 jt
tahun #4 285.61 jt
tahun #5 371.293 jt
... ...
tahun #10 1378 jt
tahun #15 5118 jt
tahun #20 19004 jt
tahun #25 70564 jt
tahun #30 261999 jt
Investasi lain apa yg dapat menawarkan return setinggi itu? boleh saya katakan, saya belum menemukannya**. Mungkin yg terdekat adalah investasi pada properti, terutama pada lokasi strategis. Di sini kelebihan saham dibanding investasi properti adalah saham sangat liquid, dan entry barrier yg rendah. Liquid maksudnya saham bisa dijual kapanpun kita mau pada hari bursa buka (Senin hingga Jumat) tanpa perlu pusing mencari pembeli, jika menjual properti kita harus susah payah dulu mencari pembeli. Entry barrier yg rendah maksudnya dengan modal kecil sudah bisa mulai, misal 5 juta. 5 juta cukup untuk mulai (mulai saja ya...) dan sudah bisa membeli saham perusahaan bagus dan besar seperti Astra, dan tanpa pinjaman loh... Kalau properti banyakan orang cuma sanggup sampai DP, sementara sisanya kredit.
Resiko Berinvestasi di Saham
Perusahaan bisa saja rugi, bisnis bisa sepi, manajemen bisa tidak jujur (baca: korup), dll... Resiko kerugian di saham ada dan nyata. Jika perusahaan rugi maka akan tercermin di harga sahamnya yg turun sehingga pemegang sahamnya mengalami kerugian. Namun semua kendaraan investasi punya resiko. Surat Utang Negara (SUN) contohnya, pada negara Yunani yg dilanda krisis, ternyata negara tersebut tidak mampu membayar. Emas contoh lain, yg kata orang selalu naik, pada akhir tahun 2011 emas mengalami penurunan hingga 20%.
Jadi sebenarnya sama saja, semua beresiko. Mungkin ada yg punya alasan bahwa emas, walau turun 20%, nantinya akan naik lagi dan akan mencetak rekor baru. Yah mungkin saja, tapi perlu diketahui bahwa saham pun demikian. Perusahaan yg bagus, bekerja dengan benar, akan tumbuh terus bahkan ketika krisis finansial datang melanda. Contoh saja Indonesia sudah melewati krisis terberatnya di thn '98 dan Anda bisa melihat fakta bahwa masih banyak perusahaan yg masih berdiri sekarang bahkan sudah tumbuh lebih besar berkali2 lipat sekarang. Pesan saya, sebagai investor kita dapat meminimalkan resiko kita dengan memilih saham pada perusahaan yg bagus, bekerja dengan benar, membukukan keuntungan dan terus tumbuh.
Note dari sahampemenang : Resiko berinvestasi di saham dapat diminimalisir dengan memilih saham berfundamental kuat, bermanajemen/pemilik berintegritas baik dan mendapatkannya di harga resiko rendah.
Selamat Berinvestasi!
Kalyana Mitta
Instrumen Investasi : SAHAM
Tulisan ini di mulai dari pertanyaan seorang sahabat kepada saya, "alat investasi terbaik itu apa ?".
To be fair, sebagai seorang investor saham saya pasti akan mengatakan saham adalah yg terbaik, seorang investor properti akan mengatakan properti yg terbaik, investor emas akan mengatakan emas yg terbaik, begitu seterusnya...jadi jawaban saya di sini harus Anda cerna sendiri dan pikirkan mana yg terbaik untuk diri Anda sendiri.
Mengapa Saham?
Banyak orang lupa atau tidak tahu apa artinya saham, dan menganggap saham adalah suatu angka-angka yg berubah sehingga menimbulkan keuntungan maupun kerugian bagi pemiliknya. Mungkin juga bagi Anda, saham itu seperti objek tidak dikenal yg bergerak sesuka hatinya dan oleh karenanya saham itu adalah objek spekulasi atau kasarnya: JUDI.
Kenyataannya, saham adalah bukti kepemilikan sebuah usaha/bisnis. Memiliki saham sama artinya dengan memiliki bisnis. Karena bisnis adalah suatu kegiatan operasional untuk menghasilkan laba, maka laba perusahaan tersebut akan tercermin melalui harga sahamnya yg naik. Setiap lembar saham yg dimiliki bukanlah kertas kosong, pemegang saham adalah bagian dari bisnis yg dimilikinya. Pada umumnya nilai saham akan naik dari ...>>>
waktu ke waktu karena bisnis yg berhasil, menghasilkan laba, dan terus tumbuh bertambah besar (bahasa kerennya, productive asset --- harta yg produktif).
Hasil yg ditawarkan dari Saham
Untuk Indonesia, jika diminta suatu angka, maka saya akan menyebutnya 20%~30% per tahun. Bukan berarti semua saham akan menghasilkan hasil tsb, karena kinerja perusahaan berbeda-beda. Setiap waktu tentu saja ada perusahan yg bisnisnya lesu, ada yg bisnisnya cemerlang, ada yg merugi, ada yg untung biasa2 saja, ada yg untung fantastis.
Mungkin kedengarannya kecil sekali, 20%~30% tidak akan membuat seseorang kaya raya, bagaimana mungkin seorang Warren Buffet dapat menjadi orang terkaya di dunia dengan cara berinvestasi di saham? Jawabannya adalahcompounding result, hasil yg didapat diinvestasikan kembali. Jika di-rata2-kan, return Mr. Buffet per tahunnya sekitar 26%, jadi bukan suatu angka gila seperti untung 100%, 1000%, atau bahkan lebih...
Ilustrasinya begini, jika Anda mulai dengan 100 juta hari ini, dengan return 30% per tahun, maka 30 tahun lagi 261Milyar. Lho kok bisa, begini perhitungannya:
Waktu Nilai Investasi
Mulai 100 jt
tahun #1 130 jt
tahun #2 169 jt
tahun #3 219.7 jt
tahun #4 285.61 jt
tahun #5 371.293 jt
... ...
tahun #10 1378 jt
tahun #15 5118 jt
tahun #20 19004 jt
tahun #25 70564 jt
tahun #30 261999 jt
Investasi lain apa yg dapat menawarkan return setinggi itu? boleh saya katakan, saya belum menemukannya**. Mungkin yg terdekat adalah investasi pada properti, terutama pada lokasi strategis. Di sini kelebihan saham dibanding investasi properti adalah saham sangat liquid, dan entry barrier yg rendah. Liquid maksudnya saham bisa dijual kapanpun kita mau pada hari bursa buka (Senin hingga Jumat) tanpa perlu pusing mencari pembeli, jika menjual properti kita harus susah payah dulu mencari pembeli. Entry barrier yg rendah maksudnya dengan modal kecil sudah bisa mulai, misal 5 juta. 5 juta cukup untuk mulai (mulai saja ya...) dan sudah bisa membeli saham perusahaan bagus dan besar seperti Astra, dan tanpa pinjaman loh... Kalau properti banyakan orang cuma sanggup sampai DP, sementara sisanya kredit.
Resiko Berinvestasi di Saham
Perusahaan bisa saja rugi, bisnis bisa sepi, manajemen bisa tidak jujur (baca: korup), dll... Resiko kerugian di saham ada dan nyata. Jika perusahaan rugi maka akan tercermin di harga sahamnya yg turun sehingga pemegang sahamnya mengalami kerugian. Namun semua kendaraan investasi punya resiko. Surat Utang Negara (SUN) contohnya, pada negara Yunani yg dilanda krisis, ternyata negara tersebut tidak mampu membayar. Emas contoh lain, yg kata orang selalu naik, pada akhir tahun 2011 emas mengalami penurunan hingga 20%.
Jadi sebenarnya sama saja, semua beresiko. Mungkin ada yg punya alasan bahwa emas, walau turun 20%, nantinya akan naik lagi dan akan mencetak rekor baru. Yah mungkin saja, tapi perlu diketahui bahwa saham pun demikian. Perusahaan yg bagus, bekerja dengan benar, akan tumbuh terus bahkan ketika krisis finansial datang melanda. Contoh saja Indonesia sudah melewati krisis terberatnya di thn '98 dan Anda bisa melihat fakta bahwa masih banyak perusahaan yg masih berdiri sekarang bahkan sudah tumbuh lebih besar berkali2 lipat sekarang. Pesan saya, sebagai investor kita dapat meminimalkan resiko kita dengan memilih saham pada perusahaan yg bagus, bekerja dengan benar, membukukan keuntungan dan terus tumbuh.
Note dari sahampemenang : Resiko berinvestasi di saham dapat diminimalisir dengan memilih saham berfundamental kuat, bermanajemen/pemilik berintegritas baik dan mendapatkannya di harga resiko rendah.
Selamat Berinvestasi!
Kalyana Mitta
Friday, November 1, 2013
Aspartame
Bagi yang belum pernah dapet info ini mudah2an bermanfaat.
(copas dari tetangga)
===============================================================
Hati-hati dengan produk makanan dan minuman yang mengandung Aspartame karena
dapat menyebabkan PENGERASAN OTAK atau PENGERASAN SUMSUM TULANG BELAKANG dan
penyakit yang saat ini masih terbilang langka, yaitu LUPUS.
Saat ini sedang ada wabah Pengerasan Otak atau Sumsum Tulang Belakang dan
Lupus. Kebanyakan orang tidak mengerti mengapa wabah ini terjadi dan mereka
tidak mengetahui mengapa penyakit-penyakit ini begitu merajalela.
Saya akan beritahu Anda mengapa kita menghadapi masalah yang serius ini. Saat
ini banyak orang menggunakan pemanis buatan. Mereka melakukan ini karena iklan
di televisi yang memberitakan bahwa gula itu tidak baik buat kesehatan mereka.
Hal ini memang benar sekali. Gula itu merupakan racun bagi
tubuh kita, akan tetapi, apa yang orang-orang gunakan sebagai pengganti gula,
lebih mematikan. Apa yang saya maksudkan di sini adalah Aspartame. Ini adalah
biang wabah yang disebutkan di atas.
Aspartame merupakan bahan kimia yang mengandung racun, yang diproduksi oleh
perusahaan kimia bernama Monsanto. Aspartame telah dipasarkan ke seluruh dunia
sebagai pengganti gula dan dapat dijumpai pada semua jenis minuman ringan untuk
diet, seperti Diet Coke dan Diet Pepsi.
Hal ini juga dapat dijumpai pada produk pemanis buatan seperti Nutra Sweet,
Equal, dan Spoonful; dan ini banyak digunakan di produk-produk Pengganti gula.
Aspartame dipasarkan sebagai satu produk diet, tapi ini sama sekali bukanlah
produk untuk diet. Kenyataannya, ini dapat menyebabkan berat tubuh bertambah
karena dapat membuat Anda kecanduan karbohidrat. Membuat berat tubuh Anda
bertambah hanyalah sebuah hal kecil yang dapat dilakukan oleh Aspartame.
Aspartame adalah bahan kimia beracun yang dapat merubah kimiawi pada otak dan
sungguh mematikan bagi orang yang menderita parkinson.
Bagi penderita diabetes, hati-hatilah bila mengkonsumsi untuk jangka waktu lama
atas produk yang mengandung Aspartame ini, karena dapat menyebabkan koma,
bahkan meninggal. Bila ada produk yang mengklaim bahwa produk itu bebas gula,
Apabila anda sudah tahu bahwa suatu produk mengandung Aspartame. Jangan
mengkonsumsi produk tersebut.
Salah satu minuman suplemen yang mengandung ASPARTAME adalah serbuk
effervescent EXTRA JOSS! Pada kemasan tertulis : Mengandung Aspartame
0,06% [ADI 40 mg/kg BB] >> Berdasarkan hasil survei di salah satu supermarket
di Bandung, Selain EXTRA JOSS, produk-produk minuman lainnya yang juga
mengandung ASPARTAME yaitu :
M-150, Hemaviton, Neo Hormoviton, Marimas, Hore..., Frutillo, Segar Sari, POP ICE Es Blender,
Segar Dingin, OKKY Jelly Drink, Sari Vit. C, Naturade Gold, AQUA Splash of Fruit, FORTY PLUS.
Beritahukan semua orang yang Anda kenal dan sayangi akan bahaya dari Produk
yang mengandung Aspartame. Dan ternyata VEGETA, NUTRISARI yg sachet, Ena'O, juga mengandung ASPARTAME!
Pokoknya kalau mau beli sesuatu makanan minuman, baca dulu komposisinya. Bila
perlu BEKAL KACA PEMBESAR karena tulisan dalam kemasan kelihatannya SENGAJA di
cetak KECIL-KECIL supaya TIDAK BISA DIBACA!
Author: Penelitian Badan POM (Pengawasan Obat & Makanan) – JKT
Yoyok_S
QA Dept PT Prafa
Ph. +62 (0) 21 8751066
Fax. +62 (0) 21 8754094
http://www.darya-varia.com
Thursday, September 26, 2013
Indonesia Resources
Jika ada 10 perusahaan Batu bara diseluruh Indonesia x laba saat itu rata- rata Rp 5 T selama 10 tahun saja sampai saat ini = 500 Tryliun dikurskan dengan Dollar Rp 9.000 maka ada sekitar $ 55 Miliar dan jika ditambah Perusahaan Mineral lainnya seperti Nickel, Timah, emas dan komoditas lainnya dll maka minimal bisa tercapai sekitar $ 300 Miliar...
Jika Royalty dan pajak kita totalkan sebesar 30 % saja maka ada sekitar $ 90 Miliar, dan jika pada tahun 2007- 2008 cadangan devisa kita berkisar $ 40 miliar dan saat ini berkisar $ 95 Miliar, maka penambahan Devisa dan pertumbuhan Ekonomi Indonesia itu bukan Real Pertumbuhan Ekonomi, tetapi hasil dari menjual ASET SUMBER DAYA ALAM ( RESOURCE )...
Kalau kayak gini, maka sepertinya dalam 30 tahun kedepan Indonesia Akan menyusul seperti negara- negara Afrika yang dulunya kayak dengan kekayaan alam, seperti emas, berlian, dan sesudah habis sumber daya alam itu, maka semuanya ditinggal pergi......( HABIS MANIS SEPAH DIBUANG )
Wednesday, September 11, 2013
Macro Indonesia 2013
Mengambil asumsi:
- 2013 YE GDP 6.00%,
- inflasi 8%,
- kurs 9,750, dan
- earnings growth 18% saja
- fundamental value IHSG akhir tahun 2013 ada di 4.000
• Bila asumsi:
- 2013 YE GDP berubah jadi 5.7%,
- inflasi 9.4%,
- kurs 10.500 dan
- earnings growth 16%,
- maka fundamental value IHSG akhir tahun 2013 seharusnya
ada di 3.400‐3.200.
PERHATIKAN BAIK2 PENGARUH 4 ANGKA DIATAS YG SANGAT BESAR
PENGARUHNYA PADA IHSG !!!!
- 4 faktor DOMINAN IHSG : GDP, INFLASI, KURS dan GROWTH ...
Monday, March 18, 2013
Cyprus.... levi Problem....
Sekedar berbagi view,
Siprus itu negara kecil dgn 1 pulau, ada pecahannya yaitu siprus turki yg tdk diakui internasional, hanya diakui oleh turki saja.
Nah yg kena krisis ini siprus yunani / internasional.
Penduduknya cuma 1,1 juta org. Cuma sedikit sin ca po aja msh lbh banyak penduduknya. ( Singapore maksudnya )
Nah mereka ikut euro, cuma letak nya di pulau kecil, sebelah selatan yunani. But bawahnya siprus itu israel.
Jadi letaknya diperbatasan eropa / euro.
Masalahnya masyarakatnya suka penabung. Kalau pakai perbandingan rasio penabung di euro rata2 cuma 3 di siprus bisa sampai 10. Artinya jumlah tabungan di siprus 3 x lbh banyak daripada rata2 penabung di euro utk tiap negara euro.
Nah sialnya lagi, mafia dan konglomerat rusia suka simpan duit di bank di siprus, utk alasan menghindari pajak, dll.
Ketika yunani krisis, siprus sebetulnya sudah kena, cuma tdk minta bailout ke euro / imf / uni eropa spt yunani karena syarat yg kejam.
Rusia wkt itu jadi dewa penolongnya, kasih pinjam dgn bunga murah dan tanpa syarat.
Gile khan, nah entah kenapa belakangan rusia ngak mau ksh pinjam lg, yg akhirnya mereka mau tdk mau minta bantuan sama euro / imf / uni eropa.
Kenapa rusia tdk ksh pinjam lg ? Sptnya soal duit gelap dr rusia yg mau dilacak di siprus di tolak sama pemerintah siprus.
Jadi siprus itu sudah spt safe heaven swiss nya utk org rusia.
Ngerti khan maksudnya sampai di sini.
Terus masalahnya seberapa gede bail out yg dikasih ke siprus ?
Cuma 10 milyar euro. Cuma 10 milyar booo, yunani aja 120 milyar dan minta lg total kalau ngak cut utang pokok 50 persen sich bisa sampai 200 milyar lebih ?
Lho kok efeknya gede ?
Karena syarat dr imf dan uni eropa / euro sangat kejam, lbh kejam dr yg mereka perlakukan sama yunani.
Semua pokok uang simpanan masyarakat siprus yg berjumlah diatas 100.000 euro dipotong 9,9 persen. Di bawah 100.000 euro di potong 6,75 persen.
Yg dipotong itu pokok uang tabungan mereka. Kalau misalnya kita ada duit 100.000 euro maka nanti uang kita tinggal kurang lebih 90.000 euro.
Duitnya di kemanain ? Buat bayar utang juga utk mendanai bail out, dll.
Gmana ngak panik masyarakat di sana.
Keputusannya malam ini. Jadi mereka cuma punya wkt 1 hari kerja utk selamatkan duit mereka dr bank.
Kalau yg pegang cash, tdk kena potong.
Makanya mereka pada rush besar2 an via atm.
Gila khan ?
Cuma mereka dpt ganti yaitu saham tempat bank dimana mereka menabung, masalahnya mereka bukan pemain saham spt kita, jadinya mereka menolak keras.
Sama spt kita lah, coba itu duit nasabah antaboga diksh saham bank century mau ngak ?
Khan logikanya msk diakal juga.
Kenapa euro / imf / uni eropa kejam sama siprus ?
Pertama siprus negara kecil, penduduk sedikit, letaknya jauh dr pusat eropa bahkan diperbatasan ujung eropa dgn timur tengah.
Juga duit masyarakatnya di bank banyak.
Biar masalah siprus cefat selesai, mumpung utangnya belum gede.
Mereka pengen cefat diobati dgn cara secefat mungkin. Biar tdk tambah beban euro / eropa yg msh sempoyongan ekonominya.
Jadinya masyarakatnya dipaksa utk menolong per bankan dan negara nya sendiri.
Begitu ceritanya.
Makanya duit banyak jangan ditaruh di bank.
Kalau spt di siprus bingung juga khan ?
Kita aja mau redenominasi, katanya tdk akan ada inflasi tambahan. Tdk akan ada kenaikan harga barang2 di pasaran. Akan ada pengawasan.
Lha wong redenominasi aja belum jalan aja, harga sudah naik begini ? Coba lihat harga daging sapi sampai bawang putih.
Mana pengawasannya ?
Jujur aja sich yah, kalau sampai redenominasi jadi dilakukan pemerintah dan BI,
Ane ngak mau pegang duit cash / rupiah.
Ane taruh di emas batangan lm 50 persen. Sisanya di saham.
Karena duit ane sedikit, kalau duit ane banyak, ane beli juga properti.
Jangan2 org2 kaya sudah pada beli properti utk persiapan redenominasi ?
Bukan masalah nasionalisme, but ini indonesia bung, kalau di amrik penganguran msh diksh makan dan duit.
Kalau di sini mengganggung, mati aja dech elu. Negara ngak akan ksh duit gratis, bagi2 makanan gratis spt di amrik.
Di ind sini kita dibiasakan sama pemerintah dr jaman bung karno dulu utk mandiri.
Kita urus duit masing2 aja. Ane cinta ind, cuma kalau sampai keluarga dan ane mati gara2 inflasi mah ngak lucu.
Kalau mati krn angkat senjata melawan negara tetangga krn perintah presiden / negara sich ane rela. Msh jadi pahlawan.
Lah kalau mati gara2 kebodohan sendiri yg tdk mempersiapkan inflasi gede gedean , masa mau diangkat jadi pahlawan redenominasi ?
Emang ada ?
Kembali ke sipruss,
Itu lah yg skr sedang di alami oleh penduduk sana.
Bagaimana dgn kelanjutan redenominasi rupiah, ane secara pribadi tdk mendukung.
Kalau efek lainnya, tanya sama yg lbh ahli aja dech.
Kalau ditanya ind bisa spt siprus ? Bisa kalau redenominasi jadi dilakukan.
Sekian aja cerita terkini dr global war.
Semoga bisa membantu semuanya soal informasi siprusss....
Kalau soal berita luar, ane msh bisa pahamin...
Ada yg perlu ditambahin ? Sekalian menambah pengetahuan kita semuanya.
Sunday, March 3, 2013
Investasi Bodong
Beberapa hari ini ramai dibicarakan mengenai investasi bodong berkedok investasi emas.
Sebut saja dua nama perusahaan yaitu Raihan Jewellery dan Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS).
Mereka menawarkan investasi dengan penawaran seperti ini, harga emas 1 kg yang seharusnya berharga Rp.500jt mereka tawarkan kepada investor dengan harga Rp.700jt , emas 1 kg diterima oleh investor dan investor mendapatkan keuntungan sebesar 2% perbulan (Rp.14jt) selamanya (anggap saja begitu).
Sampai disini, saya jika jadi calon investornya sudah pasti tergiur, wajar saja saya kan juga manusia yang ingin mendapatkan keuntungan pasti tanpa harus bersusah payah :)) namun sisi logika saya juga biasanya langsung berhitung he..he..he..krn saya suka dengan angka :))
Anggap saja saya sebagai owner yang menawarkan investasi ini, maka berikut perhitungannya :
modal 1 kg emas = 500jt
terima dana = 700jt
maka saya akan menerima cash sebesar 200jt, yang mana setiap bulannya saya harus mengeluarkan dana sebesar 14jt untuk membayar kepada nasabah sebagai bentuk royalty untuk mereka.
14jt itu = 7% dari dana 200jt, nah....sampai disini jelas saya pasti akan sedikit pusing untuk bisa memutarkan dana untuk harus bisa terus profit 7% per bulan !!!! (bukan 7% per tahun)
Jika saya sebagai owner sebuah perusahaan, ngapain saya harus mencari pinjaman untuk modal kerja perusahaan yang mana bunga pinjamannya mencapai 7% per bulan (84% per tahun). Bukankah jika sekarang pinjam uang di bank untuk modal kerja hanya sekitar...katakanlah 12% per tahun, lebih murah pinjam uang dibank toh, kecuali jika saya tak punya aset sama sekali untuk dijaminkan ke bank, yah mungkin saja akhirnya saya harus pinjam kepada pihak lain dengan bunga 84% per tahun !!!! (gile kapan bisa balikinnya yah ) emas saja rata-rata kenaikan per tahunnya tidak ada 84%.
Saya jadi teringat dengan perusahaan Telekomunikasi Indonesia yang beraset 100 trilyun , perusahaan yang begitu besar bahkan hampir tidak mungkin untuk bangkrut , hanya mampu menghasilkan keuntungkan dalam satu tahun sebesar 13 trilyun (untung 13% per tahun ), atau Indofood yang beraset 57 trilyun mampu maraup untung sebesar 3 trilyun dalam 1 tahun (5% per tahun ) . Mereka ada perusahaan besar yang mana dengan aset yang mereka miliki, masih belum mampu menghasilkan keuntungan 84% per tahun dibandingkan dengan aset yang mereka miliki. Nah bagaimana mungkin dengan aset hanya 200jt mampu menghasilkan keuntungan minimal 84% per tahun yang mana itupun dibagikan semua kepada investor yang menanamkan modalnya kepada saya, trus saya makan apa donk........:))
Yah terkadang kita perlu coba berfikir dari sudut pandang orang yang menawarkan investasi , bagaimana jika jika jadi orang tersebut, bagaimana cara memutar uang yang didapat dari investor, apakah kita mampu ? apakah masuk akal ?
Yah mungkin saja saya ini orang kolot, yang hanya tau investasi itu yah seperti beli tanah, beli rumah, beli saham, beli surat utang. Dan untungnya juga saya ini seorang penjudi, yang mana kalau mau dapat uang yah mesti ada resiko siap kalah yang mesti dihadapi, jadinya saya selalu selamat dari investasi-investasi bodong, karena menurut saya kalau mau dapat untung yah mesti berusaha. Dan tidak ada yang instan di dunia ini, karena yang instan hanya ada satu yaitu......mie instan wkwkwkwkw
Subscribe to:
Posts (Atom)
